Dilihat: 0 Penulis: Editor Situs Waktu Publikasi: 14-01-2026 Asal: Lokasi
Ekspansi Pesat Infrastruktur Pengisian Kendaraan Listrik di Tiongkok: SPBU Menggunakan Pengisi Daya Kendaraan Listrik
Dalam beberapa tahun terakhir, Tiongkok telah menjadi pemimpin global dalam adopsi kendaraan listrik (EV), didorong oleh kebijakan pemerintah yang ambisius, kemajuan teknologi, dan meningkatnya permintaan konsumen akan mobilitas berkelanjutan. Faktor pendorong utama transformasi ini adalah penyebaran cepat stasiun pengisian kendaraan listrik , yang kini berintegrasi ke lokasi-lokasi yang tidak konvensional—termasuk pompa bensin tradisional . Tren ini mencerminkan inisiatif global seperti “Ritel Bahan Bakar Masa Depan” Gilbarco dan advokasi Ecotec untuk elektrifikasi pompa bensin, yang menunjukkan pendekatan inovatif Tiongkok terhadap transisi energi.
Pasar kendaraan listrik Tiongkok telah tumbuh secara eksponensial, dengan penjualan melampaui 6,9 juta unit pada tahun 2023, menyumbang lebih dari 60% penjualan kendaraan listrik global. “Rencana Pengembangan Industri Kendaraan Energi Baru” yang dicanangkan pemerintah menargetkan 20% penetrasi kendaraan listrik pada tahun 2025, sehingga memerlukan jaringan pengisian daya yang kuat. Pada tahun 2023, Tiongkok mengoperasikan lebih dari 6,7 juta pengisi daya kendaraan listrik publik dan swasta, termasuk 2,8 juta titik pengisian daya publik—meningkat sebesar 40% dibandingkan tahun lalu. Infrastruktur ini sangat penting untuk mengurangi “kecemasan akan jangkauan” dan mendukung tujuan netralitas karbon pada tahun 2060.

Untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik, Tiongkok mengubah stasiun pengisian bahan bakar yang ada menjadi pusat pengisian bahan bakar hibrida. Strategi ini selaras dengan tren global, seperti visi Gilbarco mengenai 'manajemen energi cerdas' di lokasi ritel, di mana pompa bensin berevolusi menjadi platform multi-energi. Di Tiongkok, pemain besar seperti Sinopec dan PetroChina memimpin upaya ini:
Sinopec 'Stasiun Layanan Energi Terpadu' :
Sinopec telah meluncurkan lebih dari 2.000 stasiun pengisian daya di outlet gasnya secara nasional. Stasiun-stasiun ini menggabungkan pengisi daya kendaraan listrik pengisian cepat dengan pompa bahan bakar tradisional, sehingga menawarkan pengalaman yang lancar bagi pengemudi. Misalnya, stasiun Sinopec di Beijing memiliki 10 titik pengisian cepat, yang memungkinkan sebuah kendaraan listrik mengisi daya hingga 80% kapasitasnya dalam 30 menit—sebanding dengan mengisi bahan bakar mobil berbahan bakar bensin. Perusahaan bertujuan untuk memperluas jaringan ini menjadi 5.000 stasiun pada tahun 2025, menyasar pusat kota dan jalan raya.
PetroChina Inisiatif 'Pusat Energi Baru' :
PetroChina sedang merintis 'Pusat Energi Baru' di pompa bensin tertentu, mengintegrasikan pengisian daya kendaraan listrik, pengisian bahan bakar hidrogen, dan pertukaran baterai. Sebuah hub utama di Shanghai mencakup 20 titik pengisian cepat dan stasiun hidrogen, yang melayani kendaraan listrik penumpang dan armada komersial. Model ini menjawab beragam kebutuhan energi sekaligus mengoptimalkan penggunaan lahan.
Ecotec Solusi Lokal :
Mengambil inspirasi dari advokasi Ecotec untuk elektrifikasi pompa bensin, perusahaan rintisan Tiongkok sedang mengembangkan sistem pengisian daya kendaraan listrik modular untuk pompa bensin skala kecil. Sistem ini memungkinkan operator menambahkan 4–6 pengisi daya tanpa renovasi besar-besaran, sehingga mengurangi biaya dan waktu henti. Misalnya, operator pompa bensin yang berbasis di Zhejiang memasang pengisi daya yang terinspirasi dari Ecotec , sehingga meningkatkan pendapatan sebesar 30% melalui layanan pengisian daya kendaraan listrik.
Meskipun terdapat kemajuan, tantangan masih tetap ada. Stasiun pengisian cepat memerlukan jaringan listrik berkekuatan tinggi, yang dapat membebani infrastruktur lokal. Selain itu, wilayah pedesaan masih tertinggal dalam hal cakupan layanan, sehingga titik pengisian daya terkonsentrasi di pusat kota. Untuk mengatasi permasalahan ini, Tiongkok berinvestasi pada:
Cerdas Integrasi Jaringan : Sistem manajemen energi bertenaga AI mengoptimalkan beban pengisian daya, mencegah kelebihan beban jaringan.
Pedesaan Program Perluasan : Subsidi pemerintah mendorong penempatan stasiun pengisian daya di wilayah yang kurang terlayani.
Baterai Stasiun Penukaran : Stasiun ini menyediakan pengisian energi cepat untuk kendaraan listrik komersial, melengkapi jaringan pengisian daya.
Model elektrifikasi pompa bensin Tiongkok menawarkan pembelajaran bagi negara lain. Dengan memanfaatkan infrastruktur yang ada, negara-negara dapat mengurangi hambatan adopsi kendaraan listrik dan mempercepat dekarbonisasi. Misalnya, konsep Ecotec 'SPBU + pengisi daya EV' telah menginspirasi proyek serupa di Eropa dan Amerika Utara.
Peluncuran stasiun pengisian kendaraan listrik yang cepat di Tiongkok, termasuk integrasi inovatif ke dalam pompa bensin, menegaskan komitmen Tiongkok terhadap mobilitas berkelanjutan. Ketika negara ini terus memperluas jaringannya, negara ini menjadi tolok ukur transisi energi global, membuktikan bahwa lokasi pengisian bahan bakar tradisional dapat berkembang menjadi pusat energi di masa depan. Dengan berlanjutnya investasi dan dukungan kebijakan, infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik di Tiongkok akan tetap menjadi landasan ekonomi ramah lingkungan.